Sunday, 11 August 2013

Dalam Dakapan Ukhuwah (versi saya)

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum !






peace ! ^.^"  ayuh..ukhuwah bersama



Salam Eid Mubarak!makin laju masa berlalu..bulan depan dah nak balik kolej,dah nak jadi senior tahun2 ni..InsyaAllah  :)

dalam tenang kau bicara tentang sahabatmu..dalam senyuman kau sampaikan salam..

dalam rindu..ukhuwah makin bertaut...kerna cinta pada Ilahi,kau ucapkan "ukhuwah fillah"(persaudaraan kerana Allah)..

menghitung hari bahagia bersama-sama mereka...ya,mereka..mereka yang bergelar sahabatmu...   :)



teringat pula pada bicara sebelumnya...

"kak long,kenapa hang selalu dok rindu dengan 'kak ***' ? padahal..dia bukan kenal hang pun?"adik.

ya..aku rindu dia..dia yang ku kenal sebagai seorang kakak..hanya melalui alam maya..blog nya yang menghidupkan jiwa-jiwa jundullah...aku lemah..ya,sangat lemah..compang camping jalan DnT ku..aku masih amatur di jalan DnT(dakwah dan tarbiyyah)..masih bertatih..

" eeeerrrrrr.....hemm,,"ukhuwah fillah" ?"  *senyum*

ya..aku rindu sesiapa sahaja yang pernah membangkitkan aku kembali kuat di jalanNya..
tak perlu bersua muka..tak pernah berjumpa pun..tapi,penanya dari ilham Ilahi membuatkan setiap orang yang lemah jiwanya kembali bangkit untuk sama-sama berjuang..untuk sama-sama bermujahadah...kerna kita 'hamba Allah'..kerna kita 'musafir' di dunia ini..


namun.........dalam merempuh mehnah dunia,pernah kau sejenak berpaling ke kanan dan kiri?belakang? jangan hanya memandang kedepan..hanya nampak apa yang muncul di depan..tapi lupakan yang lainnya..

maksudku...hanya ingin 'berukhuwah kencang-ribut-petir' dengan sahabat lain..tapi lupa pada keluarga serta saudara mara disisi..*angkat kening double jerk* ada kita kisah?pernah terfikir?


'idul fitri ku kali ini membawa 'warna-warna indah' dalam hidup..memori..bahagia...
ya Allah...terima kasih kerna membawa mereka menemani ku..




 Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
Wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali;
"Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."


Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja
Menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam
Bertafakur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari
Melantunkan kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia


Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannnya di bumi
Dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani,
Sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji.


-- Salim A.Fillah
 

No comments: