Monday, 26 May 2014

Dengan 'bismillah' langkahku maju masuk ke dalam gerabak itu

Bismillah..

Kelajuan gerabak keretapi yg melintas dihadapanku sebentar tadi membuatkan langkahku dibawa sedikit ter-kebelakang

Cis!gomel aku sendirian di platform yg tiada berpenghuni itu selain jasad aku yg lemah disitu

Cuba-ku gagahkan kembali kondisi berdiriku di tepian platform itu

Cuba-ku melangkah kembali langkahku yg terhumban sedikit ter-kebelakang tadi

Zikrullah yg dari tadinya cuma bergema dalam frekuensi sederhana

Ku tinggikan lagi frekuensinya
Dengan gema yg lebih kencang

Jiwaku didakap ketenangan ilahi
Kuperbetulkan letak headphone yang tersedia dikepala ku

Semakin kencang frekuensi yg memantulkan zikrullah
membuatkan alunan itu dengan ajaibnya melantun perlahan dibibirku

Kini suara memuji ilahi yang sayup-sayup kuzikirkan
Perlahan disapu angin yg lalu

Aku tetap gagahkan diri ini jua
Untuk tetap tunggu berdiri di platform terminal itu

Kerna,janjiNya aku bakal bertemu 'sesuatu' di situ
Aku yakin,aku yakin dengan janjiNya
Kerna sebelum aku melangkah di terminal itu
Telahpun aku berusaha sedayanya

Sedari dari beberapa jam yg lalu
Telah berlalu beberapa gerabak dihadapanku
Dengan kelajuan yg berbeza
Dengan penumpang yg berbeza

Namun,tiada satu pun gerabak yg sudi berhenti dimana platform yg aku berpijak

Walhal dengan jelasnya penumpang dalam gerabak tersebut melihat kelibatku di situ
Aku cuma mampu memerhati
Yg ditinggal cuma kepulan asap yg samar-samar kian menghilang

Terbatuk aku seketika
Sendiri
Mendongak ke langit
SubhanAllah tenangnya..

Detik yg tidak dapat ku tafsirkan hadirnya bila
Muncul dalam ketenangan..
Gerabak yg ditunggu-tunggu
Setelah aku disapa hidayahNya dulu

Gerabak yg ditunggu setelah selamat jiwaku terlerai dgn dakapan jahiliyah pada hari-hari kegelapannya

Alhamdulillah..Alhamdulillah..Alhamdulillah..
Saat itu..ku masih ingat
Mesranya sipenghuni gerabak tersebut menghulurkan tangan memautku untuk sama-sama dengan 'mereka'

Dia dikirim olehNya
Untuk membawa aku bersama-sama kesyurgaNya

Gerabak itu tidaklah se-gah gerabak2 lain yg pernahku lihat
Gerabak itu dipenuhi dgn cahaya ketenangan yg luar biasa indahnya

Namun ku sedar,penghuni didalamnya itu telah lama melangkah dgn jerit perih
Tabahnya mereka
Aku tersangat kagum
Bawalah aku bersama ya
Andainya aku futur,bangkitkan aku..gegarkan kembali jiwaku

Jangan tinggalkan aku sendiri
Jangan biar aku kembali berdiri di platform yg dahulu
Jangan biar aku menumpang gerabak yg lain

Kerna syurgaNya itu mahal!
Ini jalan yang kupilih
Ini jalan yang kudipilih olehNya

Jadi,,mana mungkin aku berniat menjauhi darinya?!

Doakanakuistiqamahsahabat
:)

Wednesday, 9 April 2014

Ayuh majukan langkah!*Bismillah*

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum :)

Astaghfirullah..maaf,sudah lama tak update entri blog ini
T^T

InsyaAllah..saya akan berusaha untuk kembali update disini.untuk kembali aktif dengan update setiap hari..erk!tak mampu rasanya..
Tapi,insyaAllah atleast sebulan sekali akan diupdate entri yang baharu.untuk pengisian sedikit..jangan sampai biar kosong.Pengisian entri2 ini lebih kepada peringatan buat diri ini sendiri sebenarnya.Peace!

Ayuh,berlari bersama mengejar Mardhatillah! ^o^

Thursday, 19 September 2013

Saudaraku... Engkau adalah Merdeka [اخي انت حر]

*Nasyid ini adalah potongan sebahagian daripada Syair nukilan As Syeikh Sayyid Qutb rohimahullah.

..........





Akhi (saudaraku)... Engkau adalah merdeka walaupun di balik jeriji besi itu
Akhi... Engkau adalah merdeka walau dibelenggu
Bila engkau berpegang teguh kepada Allah
Maka makar manusia tidak akan membahayakanmu

Akhi... kenapa engkau jemu dari berjuang
Dan mencampakkan senjatamu?
Lalu siapa lagi yang akan mengubati luka pasukan?
Dan siapa pula akan yang mengangkat kembali panjinya?

Akhi... Sesungguhnya aku pada hari ini adalah tukul besi yang keras
Dengannya akan kuhancurkan batu gunung yang menjulang tinggi
Esok, aku akan menghapusnya dengan pukulan penghabisan
Segala kepala kepala ular hingga hancur berkecai

Akhi... Sekiranya engkau meneteskan air matamu atas kepergianku
Dan dengannya engkau menaburi kuburku dengan hening
Maka nyalakanlah bagi mereka obor dari tulang belulangku
Dan majulah dengannya menuju kegemilangan yang menanti

Akhi... Bila kami mati, kami akan bertemu dengan kekasih-kekasih kami
Bahkan taman Rabb ku tersedia bagi kami
Serta burung burungnya akan berterbangan di sekeliling kami
Maka berbahagialah kami dalam negeri yang abadi


Akhi... Sesungguhnya aku tidak pernah jemu dari berjuang
Dan aku tidak akan mencampakkan senjataku
Bila aku mati, maka aku syahid
Dan engkau akan terus maju dengan kegemilangan yang agung

Saya akan menuntut balas, akan tetapi demi Rabb dan deen
Dan akan terus maju diatas jalanku dengan penuh keyakinan
Sampai kepada kemengangan di atas semua manusia
Atau kembali kepada Allah di negeri yang kekal

Kredit : Blog Bersama Dakwah
#mesirkini
#R4BIA